Home Berita Mahasiswa Kimia FMIPA Unpad Raih Prestasi di Ajang ON MIPA-PT Tingkat Nasional
Mahasiswa Kimia FMIPA Unpad Raih Prestasi di Ajang ON MIPA-PT Tingkat Nasional

Kiri ke kanan: Dida Ridwan Taufiq, Vidia Afina Nuraini dan Kindi Farabi, mahasiswa Prodi Kimia FMIPA Unpad yang meraih prestasi di ajang ON MIPA-PT 2015 Tingkat Nasional bidang Kimia. (Foto: Tedi Yusup)

[Unpad.ac.id, 08/06/2015] Sivitas akademika Unpad kembali berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, prestasi kali ini datang dari ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Tingkat Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) Tingkat Nasional untuk bidang Kimia, pada 24 – 28 Mei lalu di Hotel Pullman, Surabaya.

Delegasi Unpad yang lolos ke tingkat Nasional adalah Dida Ridwan Taufiq, Kindi Farabi, Vidia Afina Nuraini dan Radityo Pangestu, mahasiswa prodi Kimia FMIPA Unpad. Dalam ajang tersebut, Vidia berhasil meraih medali emas, sementara Dida dan Kindi berhasil meraih medali perunggu.

 

Ditemui Humas Unpad, Senin (08/06), Vidia menjelaskan ada beberapa seleksi yang dilakukan hingga sampai ke tingkat nasional. Pertama, seleksi dilakukan di tingkat universitas pada 19 Maret lalu. Pada seleksi tersebut, terjaring 7 mahasiswa dari 4 bidang kelimuan MIPA yang dilombakan, yakni Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.

“Mahasiswa yang lolos itu ikut seleksi lagi di tingkat Kopertis. Dari tingkat Kopertis, diambil 2 orang per bidang ilmu untuk melaju ke tingkat nasional,” kata Vidia.

Selanjutnya, dari 14 wilayah Kopertis di Indonesia mengirimkan total peserta 28 orang. Adapun kuota keseluruhan peserta ON MIPA tingkat nasional berjumlah 64 orang. Untuk itu, sisa kuota peserta lainnya dipilih dari peserta terbaik dari masing-maisng wilayah Kopertis, Juara II dan III di Olimpiade Sains Nasional-Pertamina Kategori Teori tahun 2014 lalu, hingga peraih nilai tertinggi pada seleksi tingkat Kopertis.

Dida menjelaskan, secara teknis seleksi ON MIPA ini menggunakan tes tertulis berupa esay sebanyak 7 – 9 soal dengan waktu 2 jam. Untuk bidang Kimia sendiri ada 4 bidang yang diujikan, yakni: Kimia Anorganik, Kimia Fisika, Kimia Organik dan Biokimia, dan Kimia Analitik.

“Tingkat kesulitan soal di tingkat nasional lebih sulit dari tingkat Kopertis,” tambah Vidia.

Untuk itu, begitu lolos ke tingkat nasional keempatnya terus mengasah kemampuan dengan mengerjakan soal-soal olimpiade tahun lalu.

“Persiapan sih tidak begitu intens karena waktu itu saya sama Kindi sedang fokus di Sidang, Dida sendiri juga ngejar penelitian Tugas Akhirnya. Sekali-kali  kita bersama dosen membahas soal-soal,” terang Vidia.

Kindi mengaku sudah 2 kali mengikuti ON MIPA dan mendapatkan 2 medali perunggu, sementara Vidia sudah 3 kali mengikuti kompetisi dengan berhasil meraih 2 perunggu dan 1 emas. Adapun Dida sempat menjadi finalis pada OSN Pertamina tahun lalu.

Selain untuk memperkaya wawasan pengetahuan, dengan mengikuti kompetisi ini adalah untuk berbagi pengalaman dengan peserta dari Perguruan Tinggi lainnya. Kindi mengaku banyak mendapatkan pengalaman baru terutama bagaimana sistem pembelajaran di Perguruan Tinggi lain.

Dengan menjadi juara ketiganya berharap dapat memotivasi mahasiswa lain untuk bisa berprestasi di bidangnya. “Semoga angkatan di bawah kita bisa melanjutkan prestasi ini,” kata Kindi.*

Laporan oleh Arief Maulana/mar

 
We have 12 guests online